Protected: The “I Warn You”

This content is password protected. To view it please enter your password below:

Advertisements

My Two Favorites Guy

“My two favorites guy juggling in bloody game”

Begitu bunyi status whatsapp gw kemarin sore yang gw tulis langsung dari pinggir lapangan sepakbola stadion Siliwangi. Kemarin dan hari ini memang ada acara-acara ‘ekstrakurikuler’ yang rutindiadakan setiap tahun. Kalau hari ini sedikit lebih ‘serius’ karena full workshop *yang gw tidak ikuti karena harus mengurus akad* *yang sayangnya bukan akad nikah* *eh* maka acara kemarin lebih fun dan santai. Pagi hingga siang menjelang sore kami dibekali wejangan-wejangan yang diharapkan menginspirasi dari jajaran direksi, selepasnya kami menjadi penggembira menonton para direktur dan group heads itu bertanding bola.

Beberapa hari sebelumnya gw sempat mengintip daftar tamu VVIP dan VIP yang hadir. Gw langsung girang gembira ketika melihat nama Group Head Legal ada di daftar undangan. Sudah jadi rahasia di blog ini kalau gw sangat mengagumi dan sukaaaaa sekali sama Group Head Legal yang tiada tandingnya itu.

Maka kemarin sejak awal acara, gw sudah rajin memutar kepala mencari-cari sang Group Head Legal. Hingga menjelang pertandingan bola, gw belum menemukan beliau dan berkesimpulan bahwa mungkin beliau batal hadir. Sampai akhirnya LO wilayah menghampiri gw dan berkata kalau dia bertemu sang Group Head Legal! Woooww… gw histeris dong seketika *memang lebay tapi biarkanlah* langsung semangat mencari lagi, dan tetap nggak ketemu 😆

Akhirnya gw dan LO wilayah duduk dipinggir lapangan, tepatnya di bench tim kuning. Sebagai informasi, Bapak merupakan salah seorang anggota tim biru, sebagai gelandang dengan nomor punggung 17. Ngomong-ngomong, masih pada inget Bapak kan?

Sekonyong-konyong, ketika gw sedang bengong memandangi rumput hijau dikejauhan, datanglah Pak Group Head Legal mendekati.
“Mbak, apa kabar?” katanya sambil menyebut nama gw dan menjabat erat tangan gw. Wajahnya selalu terlihat tersenyum seperti biasa. Kind of surprise to me karena beliau ingat nama gw, ingat kalau gw salah satu LO, ingat gw LO di unit mana. Maksud gw, woooooiiiii… dia aja yang ketemu gw paling setahun dua kali, masih inget nama gw. Lha ini kok yang ketemu tiap hari seringnya malah ”siapa namamu?” *curhat ini emang*
Dan masih maksud gw, dia aja yang secara jabatan jauuuuuhhh diatas gw masih mau nyebut nama gw, lha ini yang temen sendiri kok setiap ngobrol nggak pernah sekalipun nyebut nama gw… hati-hati nama gw ketuker sama boeing atau airbus deh.

Balik lagi ke masalah persepakbolaan, Pak Group Head Legal ternyata masuk ke tim kuning, sebagai penyerang dengan nomor punggung 4. Jadi, tau dong man to man nya sama siapa? Yesssss pemirsa… sama Bapak 😆

Dan bagi yang belum tau, gw adalah fans Bapak garis keras :mrgreen:

So yes… it was me watching ’my two favorites guy juggling in bloody game.’

Bloody karena ada kecelakaan kemarin itu, yang membutuhkan 5 jahitan di pelipis.

Dan gw memang senang melihat cowok yang gemar olahraga *kalo jago, ya itu bonus yang bikin tambah keren*… sepertinya memang seperti itulah cowok seharusnya. Yatapi kalo lebih jago bikin pesawat terbang nggak apa-apa juga sih… :mrgreen:

***
Malamnya, seusai olahraga, giliran tiap unit kerja menampilkan apa saja yang bisa dibanggakan, dan ditutup dengan live band dimana para direktur dan group heads menjadi vokalis utamanya. Dan lagi-lagi gw senang sekali dengan Pak Group Head yang keren tiada dua karena dia sungguh-sungguh membaur dengan semuanya dan tanpa ragu-ragu bernyanyi penuh semangat dan keriaan.

Dan ketika akhir acara dia kembali menyalami gw, mengucapkan terimakasih dan harapannya, gw sungguh merasa dihargai.
Gw nggak peduli dia basa-basi atau mungkin baru menghafalkan nama gw, tapi dia menunjukkan kepedulian sehingga gw merasa keberadaan gw diakui, walaupun gw bukan LO jagoan, gw masih junior, gw lebih banyak diam dalam diskusi antar LO, dan kredit bisa tetap jalan tanpa kehadiran gw.

Snow White and Seven Dwarfs

I am alone in solitude.
I have no team, i have unusual and unclear organisation line on to whom i am actually belong. I am easily and even often forgotten.

Thanks to Allaah, however, i have my corps.
It is not snow white and seven dwarfs. It is simply me and seven Sirs. Seven crazy guys in Sumatera and Borneo and West Java.

I love them 😉

Kick Off!

So as I promised Vika to post something vulgar tonight… this is it!
Tetapi yaaa… kevulgarannya cukup Vika yang tau dong ah :mrgreen: jadi cukup menikmati foto-foto aja beserta komentar seadanya tanpa alur cerita ya…

Anyway all pictures belong to Mr. Adil, one of my colleagues.

Kisahnya, jumat dan sabtu kemarin unit kerja tempat gw dipinjamkan oleh Legal Group *apasih apasih* mengadakan acara penandatanganan target tahun 2014 sekaligus kickoff program budaya. Yes sodara-sodara, institusi gw emang agak banci acara-acara ekstrakurikuler diluar pekerjaan yang diharapkan akan melekat nilainya dalam kehidupan sehari-hari dan bisa meningkatkan level engagement dan kinerja karyawannya. Sebenernya kita udah pengen bikin kickoff ini beberapa minggu yang lalu, tapi dirasa kurang matang persiapannya. Untunglah Bapak paham dan malah oke-oke aja kalo kickoff diundur hingga kami dirasa siap. Maklumlah, namapun saingan sama tetangga sebelah *yang notabene satu lantai satu ruangan tanpa sekat ya cyiiiiinnn* jadi semua-semuanya harus lebih bagus dari sodara tiri itu. Pokoknya kompetitif abis lah. Senggol bacok :mrgreen:

Kami berangkat jumat sore, kecuali tim Cerbon Je! yang berangkat langsung dari Cirebon dan langsung menuju tempat acara di Gracia Resort & Spa di Lembang agak coret. Acara perdana adalah tandatangan target dan komitmen. Seperti biasa, karena tiada tim gw pun bergabung ke tim HPM. Selesai tandatangan, langsung berendam di kolam air hangat. Sampe kisut.
Terus balik ke kamar masing-masing dan langsung terbang ke singapur tidur. Foto-foto penandatanganan target dan komitmen belom bisa di share karena gw belom minta ke H.

H
Ini si H, ketua tim budaya yang lagi kasih wejangan sebelum kami berangkat ke pos permainan pertama

Sabtu pagi, sebelum kickoff panitia mengadakan games seru lucu-lucuan gitu. Lumayan juga karena saat itu *dan sampe sekarang* kaki gw dalam keadaan terkilir. Agak nggak enak sama teman-teman satu tim karena memperlambat pergerakan. Untunglah kami selalu menang disetiap permainan :mrgreen:

first task
Tim-nya Bapak. Ceritanya serius diskusi di pos pertama. Tapi tetep lah yang menang kelompok gw dong ah! *ketawa genit* *digoreng*

ieu teh ngapain atulah
Ini kenapa kaaahh berpelukan dengan ekspresi ketakutan gini? :mrgreen: seinget gw ini pos permainan ketiga deh, dimana kami harus buat lingkaran dari koran tanpa terputus dan seluruh anggota tim harus bisa masuk di dalam lingkaran itu.

menang lagi yeaaayy!!!
Dan selalu yang menang ya kelompok gw laaaaahhh *jumawa*

priza anggara
Dan kami berutang kemenangan sama Priza nih, yang sejak hari ini sudah tidak bergabung di institusi ini lagi. Priza was an incredible additional player of our team. Meskipun pada akhirnya kelompok gw harus puas di tempat kedua *cuma karena kalah di game ke lima cyiiiiinnn!*…tapi di rentetan kemenangan tiap game itu Priza punya andil luar biasa.

Dan setelah selesai games, kami kembali nyemplung ke kolam, tapi kali ini setengah badan aja ya… kecuali para perempuan palang merah yang harus ikhlas berdiri dipinggir kolam.

#1
Formasi lengkap

ruined the picture hahaha
And I ruined the picture 😆

all female with Bapak
All ladies and a gentleman. Bapak, maksud gw.

Sekian random blabs malam ini.

And guess what?
Well, I reckon the honeymoon seems to be over and now we start the phase of ‘perpisahan meja makan dan tempat tidur’. I hope not 😉

Ceritanya Legal Officer…

When it comes to my daily job…

“If you’re not tired, you’re not doing it right”

I love my new Bapak, tapi kenapakah, semenjak dengannya gw mudah sekali lelah dan seperti tak punya tenaga lagi untuk melakukan hal-hal lain? *sigh*